Ketangkap Polisi, Lokasi Penyalahgunaan Gas LPG Diisikan ke Tabung Non Subsidi

- Jumat, 15 Juli 2022 | 14:00 WIB
Polisi gerebek penyalahgunaan LPG di Subang, Kamis dinihari. Foto: tangkap layar video@kodil0127
Polisi gerebek penyalahgunaan LPG di Subang, Kamis dinihari. Foto: tangkap layar video@kodil0127

HELLOJATIM- Ditreskrimsus Polda Jawa Barat menangkap seorang pelaku yang diduga menyalahgunakan pengangkutan, penyimpanan dan perniagaan bahan bakar gas LPD di Subang, Jawa Barat.

Penindakan dilakukan Unit 1 Subdit I Dit IV Reskrimsus Polda Jawa Barat di Desa Tanjung Rasa Kec. Patok Besi, Subang, Kamis, 14 jULI 2022, sekira pukul 03.00 WIB dini hari.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar, Kombes Arif Rahman menyebutkan, saat dilakukan penindakan, petugas mendapati 1 (satu) mobil tanki (BULK) Pertamina milik PT ER dengan nopol B 9154 UWX yang diduga mengangkut 20.000 kg gas LPG, sedang memindahkan gas dari truk transportir ke dalam tabung penyimpanan yang berada di lokasi.

“Kami seketika mengamankan diduga pelaku atas nama TA (42), pekerjaan wiraswasta, alamat kontrakan Patok Beusi. Dia diduga berperan sebagai penanggung jawab di TKP,” ungkapnya.

Baca Juga: I Love You Allah, Kecelakaan di Tol Padalarang Mobil Charly Van Houten Ringsek Berat

Baca Juga: Kasus Pencabulan Enam Santri di Banyuwangi, Polisi Ringkus Pengasuh Pondok di Lampung Utara

Truk yang digunakan mengangkut gas yang diduga disalahgunakan, di Subang, Kamis 14 Juli 2022. Foto: tangkap layar video@kodil0127

Baca Juga: Ratusan Ribu Rakyat Serbu Kediaman Presiden Sri Lanka, Rajapaksa Melarikan Diri

Baca Juga: Lagi KA Tabrak Mobil dan Motor di Cikampek, Begini Kata Kapolsek Kompol Ahmad Mulyana

Dari hasil penyelidikan sementara diketahui bahwa setiap hari sebanyak 1 truk transportir masuk ke TKP untuk memindahkan gas LPG sebanyak 3.000 kg ke tangki penampungan. Setelah itu dimasukkan ke dalam tabung 50 kg non subsidi.

Demi lancarnya pekerjaan, pelaku mengaku membayar Rp 3.000.000 untuk setiap 3000 kg LPG kepada oknum pengemudi truk transportir PT ER.

“Berdasarkan pengakuan, pelaku memindahkan LPG dari tangki penampungan ke dalam tabung 50 kg non subsidi untuk dijual ke S, beralamat di Jakarta Barat,” jelas petugas.

Baca Juga: Rumah Seharga Rp 500 Juta Dihancurkan Pakai Ekskavator di Pamekasan, Ini Persoalannya

Baca Juga: Susuki Carry Terbakar di SPBU Wero Kebumen, Berakhir Begini


Diketahui juga bahwa pelaku mampu memindahkan LPG ke dalam tabung 50 kg non subsidi sebanyak 60 tabung setiap hari. Berdasarkan surat jalan LPG sebanyak 20.000 kg diambil dari kilang Eretan Indramayu untuk dikirimkan ke SPBE Linggarjati Subang.

Tindakan yang dilakukan petugas, selain menangkap terduga pelaku juga mengamankan sejumlah barang bukti:

Halaman:

Editor: Priyo Suwarno

Sumber: @kodil0127

Tags

Terkini

X