Jasad Korban sempat Disembunyikan sebelum Dibuang ke Sungai, Keributan Acara Dangdut

- Selasa, 11 Oktober 2022 | 20:56 WIB
Polisi melakukan 39 adegan kasus penganiayaan menyebabkan kematian korban bernama Alan Suryawan, karena keributan di acara dangdut, 16 Juli 2022. Foto: tangkap layar video@jayalahnegriku
Polisi melakukan 39 adegan kasus penganiayaan menyebabkan kematian korban bernama Alan Suryawan, karena keributan di acara dangdut, 16 Juli 2022. Foto: tangkap layar video@jayalahnegriku


HELLOJATIM- Polres Sukoharjo melakukan rekonstruksi kasus penganiayaan yang menewaskan Alan Suryawan, 28, warga Giriworo, Wonogiri.  Jasad korban sempat disimpan di sebuah rumah kosong,  sebelum dibuang ke aliran Bengawan Solo.

Korban adalah warga lingkungan Gunung Kukusan, kelurahan Giriwono, kecamatan Wonogiri Kota.

Korban ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa di pinggir sungai dusun Grantang, desa Tanjungrejo, kecamatan Nguter, kabupaten Sukoharjo, terjadi pada Sabtu 16 Juli 2022.

Saat rekonstruksi itu, terjadi 39 adegan yang diperagakan (dalam rekonstruksi), "Ini kami lakukan untuk memberi gambaran dan keyakinan penyidik serta jaksa terkait rangkaian peristiwa yang terjadi," kata Kasat Reskrim Polres Sukoharjo AKP Teguh Prasetyo kepada wartawan, Selasa 11 Oktober 2022.

Baca Juga: Ijazah Jokowi Kok Beda? Begini Jawaban Rektor Universitas Gajah Mada

Baca Juga: Massa Pendekat Silat Ngumpul di Jalan Veteran Lamongan, Ternyata Ini Penyebabnya

Satu diantara lima tersangka penganiaya Alan Suryawan, 28, dalam keribujtan acara dangdut di Wonogiri, 16 Juli 2022. Foto: tangkap layar video@jayalah.negriku

Baca Juga: Hujan Lagi Sungai Cimadur Meluap, Jembatan Permanan Cimangak- Bayah Timur Putus

Baca Juga: Seminggu Menghilang, Susianti Rambe Ditemukan Membusuk Dalam Mobil Rusak

Ia menjelaskan, rekonstruksi dimulai dari rumah saksi atau teman korban yang ada di Nguter, Sukoharjo.

Kemudian dilanjutkan di Perumahan Safira Kawasan Alas Kethu Wonogiri Kota dan berakhir di Jembatan Timang Desa Wonokerto, Wonogiri Kota.

Diketahui, rumah saksi digunakan korban dan temannya untuk minum-minuman keras. Sedangkan Perumahan Safira menjadi TKP penganiayaan yang mengakibatkan korban tewas. Sementara itu jembatan Timang merupakan tempat membuang jasad korban.

Baca Juga: Kesurupan, Perempuan Ini Berdiri di Atas Rumah Tetangga dan Tertawa Terbahak-bahak

Halaman:

Editor: Priyo Suwarno

Tags

Terkini

Terpopuler

X