Hujan Deras Sungai Cimadur Meluap, Sebuah Rumah Hanyut Terbawa Air di Lebak Selatan,

- Selasa, 11 Oktober 2022 | 15:29 WIB
Sebauh rumah hanyut terbawa arus air, ketika hujan deras di kawasan Warnasari, Lebak Selatan, Banten, Minggu 9 Oktober 2022. Foto: tangkap laya video@kabarnegri
Sebauh rumah hanyut terbawa arus air, ketika hujan deras di kawasan Warnasari, Lebak Selatan, Banten, Minggu 9 Oktober 2022. Foto: tangkap laya video@kabarnegri

HELLOJATIM- Hujan sudah mulai turun di bulan Oktober 2022 ini, banyak daerah bahkan mengalami hujan eksterm termasuk  pemukiman di empat kecamatan di kabupaten Lebak, provinsi Banten.

Akibatnya ratusan rumah dilaporkan terendam sejak Minggu 9 Oktober 2922 sore, bahan terekam sebuah rumah hanyut terbawa areus banjir yang menimpa lokasi tersebut.

Bahkan sala satu bangunan pondok (sebelah kiri masjid) terbawa arus banjir di Cigabeg Tegalumbu, Warnasari, Cibeber, Lebak Selatan Banten

Berdasarkan penjelasan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak bahwa hingga Minggu 9 Oktober 2022, malam lebih dari 100 rumah terendam banjir di 11 desa dan empat kecamatan.

Baca Juga: Ijazah Presiden Jokowi Digugat, Rektor UGM Langsung Beri Keterangan Hari Ini

Baca Juga: Konser Tipe-X Rusuh, Penonton tak Bertiket Paksa Masuk Arena Melempari dan Menyerang Polisi

“Empat kecamatan yang terdampak banjir antara lain di Bayah, Cilograng, Cibeber dan Panggarangan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Lebak, Febby Rizky Pratama kepada wartawan di Rangkasbitung, Minggu.

Penyebab banjir tersebut, kata Febby, adalah karena meluapnya empat sungai besar antara lain Cisiih, Cibareno, Cimadur dan Cicantra.

Baca Juga: Antisipasi Musim Hujan, Pemkab Sidoarjo Mengeruk 86 Titik Kali untuk Dinormalisasi

Baca Juga: Bali Dihantam Hujan Lebat, Jalan di Bangli Longsor Satu Mobil Tertimbun Satu Jenazah Ditemukan

Pemukiman yang kebanjiran sebagian besar berada di bantaran empat sungai yang meluap tersebut. Selain pemukiman, banjir juga menyebabkan dua jembatan putus.

“Jembatan gantung yang putus, yang menghubungkan Cilograng dan Cisolok Sukabumi serta satu lagi jembatan di Bayah menghubungkan desa Cisuren-Pasir Gombong,” kata Febby.

Febby mengungkapkan, dari laporan sementara banjir paling parah terjadi di Bayah dan Cibeber di aliran sungai Cimadur.

Baca Juga: Hujan Lebat Kamis, Tembok Pembatas Sekolah Roboh Timpa Lima Mobil Penjemput

Baca Juga: Lima Sekeluarha Tewas Dibantai Dimasukkan ke Septic Tank, Ternyata Ini Pembunuhnya

Febby juga melaporkan adanya bencana longsor di saat bersamaan di Cibeber yang menyebabkan akses jalan Bayah-Cibeber terputus.

“Hingga saat ini Alhamdulillah tidak ada laporan korban jiwa,” jelas Febby. (*)

Editor: Priyo Suwarno

Sumber: @kabarnegri

Tags

Terkini

Terpopuler

X