Akses Jalan Sangat Sulit, Ibu Terpaksa Ditandu 5 Jam ke Puskesmas Way Haru Lampung

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 17:48 WIB
Warga sampai terpelset saat menandu seorang wanita yang alami keguguran menuju ke puskesmas tyederkat, desa Way Haru, kabupaten  Pesisir Barat, Lampung, Senin 3 Oktober 2022. Foto: tangkap layar video@terang_media
Warga sampai terpelset saat menandu seorang wanita yang alami keguguran menuju ke puskesmas tyederkat, desa Way Haru, kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Senin 3 Oktober 2022. Foto: tangkap layar video@terang_media

HELLOJATIM- Viral seorang wanita di desa Way Haru, kecamatan Bengkunat, kabupaten Pesisir Barat, Lampung yang terpaksa ditandu selama lima jam menuju pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) karena akses jalan yang sulit.

Warga Way Haru, I Wayan Sudana menceritakan, berawal saat Satinah, wanita berusia sekitar 35 tahun yang mengalami keguguran. Namun, akses jalan yang sulit membuat dirinya tak mendapat pertolongan medis yang memadai.

Akibat selama berbulan-bulan tak kunjung mendapatkan perawatan, Satinah mengalami sakit pada tubuhnya.

Dengan semangat tinggi membantu sesama, warga sekitar bergotong-royong membawa Satinah menuju Puskesmas dengan cara ditandu.

Baca Juga: Korban Tragedi Kanjuruhan, Alfiansyah akan Berulang Tahun Tanpa Kedua Orang Tuanya

Baca Juga: Ajak Hubungan Badan Ditolakj, Tersangka Habisi Melisa Diah Wahyuni di Tepi Sungai

Warga bergotong royong menandu seorang ibu yang alami keguguran berjalan selama 5 jam menuju ke puskesmas terdekat, Senin 3 Oktober 2022. Foto: tangkap layar video@terang_media

Baca Juga: Barang Bukti 95 Unit Router Wifi, Beroperasi Malam Hari Polisi Tembak Kaki Khairul Fajri

Baca Juga: Sumatera Utara Dilanda Gempa 6,0 SR, Satu Warga Meninggal Delapan Lainnya Luka-luka

"Awalnya dia keguguran, terus sakit-sakitan beberapa bulan setelah itu. Akhirnya kemarin itu tanggal 24 September 2022 ditandu ke Puskesmas sama warga sekitar," ungkap I Wayan saat dihubungi Lampung Geh, Senin 3 Oktober 2022.

Perjalanan sejauh 18 kilometer itu ditempuh dalam waktu 5 jam lamanya karena medan jalan yang berlumpur usai diguyur hujan menyulitkan para warga yang menandu Satinah kala itu.

Baca Juga: Dalam Tempo Tiga Jam, Tim Polres Agam Berhasil Ringkus Tersangka Pembunuh Gadis Belia

Baca Juga: Pabrik Pengolahan Kayu PT Mapan Jaya Sakti di Ngerong Porong Terbakar Habis

Dibandingkan dengan jalan di perkotaan yang mulus beraspal, 18 kilometer hanya memakan waktu sekitar 25 menit menggunakan mobil ambulans.

"20 tahun saya tinggal di sana akses jalan masih belum diperbaiki, listrik juga belum ada. Padahal di sini ada 3 desa dengan penduduk ribuan orang," jelasnya. (*)

Halaman:

Editor: Priyo Suwarno

Sumber: @terang_media

Tags

Terkini

Terpopuler

X