Investasi Bodong di Kebumen, Fitri Crypto Gondol Rp 200 Miliar Milik Ribuan Nasabah

- Sabtu, 2 Juli 2022 | 16:02 WIB
Polres Kebumen menggelar konferensi pers penangkapan dan pengungkapan kasus investasi bodong, berhasil menggondol Rp 200 miloiar uang ribuan nasabah. Foto: @kodil0127
Polres Kebumen menggelar konferensi pers penangkapan dan pengungkapan kasus investasi bodong, berhasil menggondol Rp 200 miloiar uang ribuan nasabah. Foto: @kodil0127
HELLOJATIM- Seorang perempuan mantan TKW Hongkong membuka jaringan investasi bodong, dan telah menghasilkan Rp 200 miliar yang telah masuk ke  rekening dari ribuan korban

Kasus investasi bodong hampir selalu ada setiap tahunnya. Padahal kasus semacam ini sudah sering terjadi, tapi masih ada saja orang yang masuk perangkapnya.

Baru-baru ini Sat Reskrim Polres Kebumen membongkar kasus investasi bodong dengan mengatasnamakan investasi kripto atau uang digital.

"Yang kita ungkap ini adalah kasus investasi trading, yang mengandung tindak pidana penipuan dan penggelapan," jelas AKBP Burhanuddin saat konferensi pers, Jumat 1 Juli 2022.
 
 
Baca Juga: Akar Historis Gagasan Pancasila Bung Karno Muda sebelum Lahirnya Panca-Sila 1 Juni 1945

Tersangka inisial FT alias Fitri Crypto (36) warga desa Krandegan, kecamatan Puring, Kebumen, Jawa Tengah, hanya terntunduk malu saat kapolres Kebumen menggelar konferensi pers di hadapan awak media.

Lebih lanjut diungkapkan kapolres Kebumen, modus kejahatan tersangka FT adalah menjanjikan keuntungan 5% dari setiap uang yang diinvestasikan kepadanya, setiap sepuluh hari.

Namun uang itu rupanya hasil investasi dari investor baru untuk menutup profit investor yang lebih dahulu bergabung. Sebagian uang dari investor pengakuan tersangka untuk membeli sejumlah properti seperti tanah dan ruko, serta barang mewah lainnya.
 
 
Baca Juga: Dies Natalis I Universitas Dr Soebandi, Unit PMI Hasilkan 27 Kantong Darah

Keterangan FT yang juga mantan tenaga kerja wanita atau TKW di Hongkong pada tahun 2017 hingga 2021, kurang lebih sudah ada 2800 investor yang telah bergabung dan menyetorkan uang kepadanya.

Total kurang lebih 200 miliar rupah telah masuk ke dalam rekening tersangka FT, mulai dari yang deposit paling kecil 1 juta rupiah hingga 2 miliar rupiah.

Untuk meyakinkan para korbannya, FT sering mengadakan ghatering dua bulan sekali agar para investor lebih semangat lagi menyetorkan uang kepadanya dan mengajak orang lain bergabung.

Salah satu korban inisial RZ (48) yang juga tetangga tersangka FT, ia mengalami kerugian Rp 1,66 miliar.
 
 
Baca Juga: Awas Jangan Lewati Garis Kuning, Perempuan Ini Terjatuh di Peron Saat Kereta Api Melintas

Kejadian bermula pada tanggal 23 Juli 2022, dimana ia mendaftarkan diri untuk menjadi investor kepada tersangka di Kantor Plan Titip Trading PTT Fitri Crypto yang beralamat di desa Sitiadi kecamatan Puring, Kebumen.

Iming-iming mendapatkan keuntungan yang besar, RZ selalu menambahkan saldo, atau top up setiap mendapatkan keuntungan. (*)
 

Editor: Priyo Suwarno

Sumber: @kodil0127

Tags

Terkini

X