Jenderal Dudung Audiensi dengan Pemuka dan Umat Buddha, Inilah Materi Pembicaraannya

- Jumat, 3 Juni 2022 | 00:47 WIB
Kasad jenderal TNI Dudung Abdurrahman beraudiensi dengan pemuka dan umat Buddha di Jakarta, Kamis 2 Juni 2022. Foto: Dispenad
Kasad jenderal TNI Dudung Abdurrahman beraudiensi dengan pemuka dan umat Buddha di Jakarta, Kamis 2 Juni 2022. Foto: Dispenad

HELLOJATIM- Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, SE, MM, melaksanakan audiensi dengan kepala vihara Ekayana Arama Bhiksu Aryamaitri Mahastavhira dan ketua yayasan Triyanavardhana Indonesia Bhiksu Dharmavimala Mahastavhira, di vihara Ekayana Arama, Jakarta Barat, Kamis 2 Juni 2022.

Kedatangan jenderal Dudung disambut langsung oleh Bhiksu Aryamaitri Mahastavhira, Bhiksu Dharmavimala Mahastavhira dan Bhiksu - Bhiksuni vihara Ekayana juga para tokoh dan pemuka agama Buddha serta umat Buddha di vihara Ekayana Arama.

Kasad menyampaikan, tujuan kunjungannya ke vihara Ekayana Arama semata-mata untuk bersilaturahmi, karena keberadaannya sebagai Kasad hadir dari rakyat, oleh rakyat dan hakekatnya untuk kepentingan rakyat.

“Saya ingin ada masukan dari vihara Ekayana Arama untuk mengantisipasi ancaman perpecahan. Negara tercipta karena perbedaan, negara terbentuk karena kebersamaan, persatuan dan kesatuan. Gotong-royong dan kebersamaan merupakan budaya bangsa kita sehingga dari sini lahir Pancasila,” ujar jenderal Dudung.

Baca Juga: Yo Kita Patungan, Bantu Pak Supriadi agar Bisa Bayar Uang Sewa Kontrakan Rumah

Baca Juga: Mengapa Serambi Soekarno Ada di Biara Santo Yosef Ende, Begini Sejarahnya

Kasad jenderal TNI Dudung Abdurrahman melakukan aidiensi dan silaturahmi dengan pemuka-tokoh dan umat Buddha di Jakarta, Kamis 2 Juni 2022. Foto: Dispenad

Baca Juga: Interpol Terbitkan Yellow Notice Atas Nama Emmeril Khan Mumtadz

Baca Juga: Pamit di Instagram, Dikta Putuskan Hengkang dari Yovie and Nuno

Kasad berharap, TNI AD dengan vihara Ekayana Arama dapat bersinergi dalam menangkal berbagai bentuk ancaman yang dapat menimbulkan perpecahan.

Halaman:

Editor: Priyo Suwarno

Sumber: Dispenad

Tags

Terkini

X