BKN Tidak Berniat Gelar Seleksi Ulang CPNS Menyeluruh Walau Diminta Anggota DPR karena Diduga Ada Kecurangan

- Sabtu, 6 November 2021 | 22:51 WIB
Suasana tes seleksi penerimaan CPNS. Foto: Repro/PelitaKrawangra
Suasana tes seleksi penerimaan CPNS. Foto: Repro/PelitaKrawangra

HELLO JATIM – Badan Kepegawaian Negara (BKN) tidak berencana mengadakan seleksi ulang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) secara menyeluruh, walau dicurigai terjadinya kecurangan selama tes penerimaan CPNS. Keputusan itu diambil karena kecurangan dalam seleksi pegawai negeri itu terjadi di sebagian kecil titik lokasi (tilok) ujian.

"Kecurangan hanya terjadi di sebagian kecil tilok dan terdeteksi," urai Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama BKN Satya Pratama, Sabtu, 6 Nopember 2021.

Pernyataan itu disampaikan Satya menanggapi permintaan anggota DPR untuk menggelar ulang seleksi CPNS 2021 secara menyeluruh menyusul munculnya dugaan kecurangan.

Menurut Satya, kecurangan dalam proses seleksi CPNS hanya terjadi di sebagian kecil titik lokasi (tilok) ujian. Meski demikian, pihaknya tidak memberikan jawaban langsung ketika ditanya apakah proses seleksi CPNS 2021 perlu diulang atau tidak.

Baca Juga: Rapat Komisi I DPR Setuju Jenderal Komisi I DPR Setuju Jenderal TNI Andika Perkasa Sebagai Calon Panglima TNI

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Junimart Girsang menghimbau pemerintah menggelar seleksi ulang calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2021 secara menyeluruh. Junimart menilai, sebagaimana dilansir dari laman dpr.go.id, upaya ini diperlukan agar dugaan kecurangan saat seleksi dapat diselesaikan secara jelas.

"Jadi biar clear kita mendesak agar seleksi CPNS 2021 itu diulang saja, secara menyeluruh seleksinya. Terlepas ada atau tidaknya anggaran. Ini konsekuensi," ujarnya, Kamis, 4 Nopember 2021.

Baca Juga: Hasil Interogasi Polisi: Sopir Vanessa Akui Sempat Main Ponsel Sebelum Kecelakaan

Menurut laporan Deputi Sistem Informasi Kepegawaian BKN, Suharman, peserta seleksi CPNS 2021 yang terbukti melakukan kecurangan, maka tidak segan-segan untuk didiskualifikasi.
Junimart sebaliknya, menilai, seleksi ulang diperlukan, untuk membatasi kemungkinan pelaku kecurangan lolos seleksi.

Halaman:

Editor: Jacobus E. Lato

Sumber: kompas.com

Tags

Terkini

Gojek dan Tokopedia Dituntut 2 T Karena Merk Dagang

Selasa, 9 November 2021 | 20:59 WIB

Gempa Bumi 5,9 Skala Ritcher Guncang Maluku Tengah

Kamis, 4 November 2021 | 21:35 WIB
X