Unair Siapkan Tim Khusus Tangani PMK, BPBD Terus Semprot Pasar Hewan di Wilayah Jatim

- Jumat, 13 Mei 2022 | 14:39 WIB
Petugas BPBD melaksanakan penyemprotan disinfektan untuk mengatasi penyebaran penyakit kuku dan mulut (PMK) di pasar Hewan Tikung, Lamongan, setelahh Gresik dan Mojokerto, Jumat 13 Mei 2022. Foto: @bpbd_jatim
Petugas BPBD melaksanakan penyemprotan disinfektan untuk mengatasi penyebaran penyakit kuku dan mulut (PMK) di pasar Hewan Tikung, Lamongan, setelahh Gresik dan Mojokerto, Jumat 13 Mei 2022. Foto: @bpbd_jatim

HELLOJATIM- Turut aktif mengatasi penyakit kuku dan mulut (PKM) pada hewan, kakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya membentuk tim khusus untuk menangani wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang ternak di Jawa Timur.

"Masyarakat tidak perlu panik berlebihan dalam menghadapi PMK," kata Fedik Abdul Rantam, ketua tim khusus PMK FKH Unair Surabaya, Kamis 12 Mei 2022.

Dia mengungkapkan bahwa sapi atau hewan ternak yang terjangkit PMK dapat disembuhkan apabila treatment dilakukan secara baik. Selain itu, untuk mencegah penyebaran virus dapat dilakukan penyemprotan lantai dan dinding kandang menggunakan desinfektan.

“Penyemprotan untuk kaki hewan juga bisa dengan KMnO4, ini bisa efektif sekali. Selain itu juga mulutnya bisa dicuci dengan NaCl 1 persen atau 2 persen itu bisa bersih dan bisa mempercepat penyembuhan sapi,” kata dia.

Baca Juga: Tiga Hari Hilang, Hartono Pencari Kepiting Ditemukan Linglung di Atas Perahu Dalam Kondisi Lemas

Baca Juga: Keluar Masuk Sungai dan Hutan, Ayu Zubaidah dari Honorer Kini Jadi Rescuer SAR Tabalong

Juru  bicara tim PMK FKH Unair Surabaya, Mustofa Helmi Effendi menambahkan, PMK adalah penyakit hewan sangat menular untuk hewan berkuku belah, tetapi tidak menular pada manusia.

Oleh karena itu, daging dan jeroan pada sapi yang terjangkit PMK aman untuk dikonsumsi manusia karena tidak menularkan virus apabila sudah dimasak.

 

Baca Juga: KKN di Desa Penari Tembus 4 Juta Penonton, Ipuk: Bener Nggak Sih Lokasi Desa Aslinya?

Halaman:

Editor: Priyo Suwarno

Tags

Terkini

X